Software Procurement Ada perbedaan mendasar tentang tulisan untuk katalog cetak dan elektronik. meski sama-sama menulis, ada beberapa skill tambahan yang dikuasai oleh copywriter saat akan menulis katalog untuk dunia online. Apa saja perbedaaan tersebut?

  1. Panjang

Perbedaan yang paling terlihat antara katalog elektronik dan cetak terletak pada panjang tulisannya. Copywriting untuk katalog cetak bisa lebih panjang hingga dua kali lipat mengingat media fisik ini dapat dibaca dimana saja seperti buku. Katalog cetak juga membuat pembaca lebih fokus dengan tulisan karena tidak ada animasi-animasi dan video yang mengganggu.

Sementara itu, katalog elektronik sebisa mungkin menyampaikan informasi dengan tulisan pendek-pendek. Tantangannya lebih berat karena dengan tempat yang terbatas, seorang copywriter harus bisa menyampaikan pesan dengan baik.

 

  1. Format

Format dalam katalog cetak umumnya sudah diatur. Besar kecilnya pun begitu. Biasanya katalog fisik tidak butuh permainan font dan tidak memikirkan subheading. Lain dengan katalog elektronik. paragraf yang terlalu panjang sangat tidak disarankan. Kalimat yang panjang harus dipecah dengan bullet point, subheading, dan lainnya.

  1. Gaya Bahasa

Dari cara penyampaian, katalog cetak menggunakan Bahasa yang relatif formal, sesuai ejaan. Di katalog elektronik, penulis lebih bisa mengekspresikan tulisan dengan gaya bahasa yang non formal bahkan memasukkan sedikit personality ke dalam tulisan.

  1. SEO dan Link

Dalam katalog cetak, penulis tidak perlu memikirkan kaidah SEO dan link yang harus ditautkan. Sementara pada katalog elektronik, kebutuhan untuk dapat ditemukan sangat bergantung pada pengetahuan penulis tentang SEO dan tautan.

  1. Sumber

Tak jarang katalog cetak melakukan copy paste dari internet dan langsung ditempelkan mentah-mentah tanpa diedit. Hal ini jelas berbeda dengan katalog elektronik yang bisa terkenal penalti dari Google karena sudah copy paste konten orang lain. Karena hal inilah, konten dalam katalog elektronik biasanya tidak menulis sumber karena sudah dapat di deteksi. Sementara katalog cetak perlu menuliskan sumber dengan aturan penulisan yang sudah baku.

Saat ini banyak pelaku bisnis yang mulai meninggalkan katalog cetak. Dari segi budget dan proses, katalog cetak lebih memakan waktu. Seorang copywriter perlu mengasah skillnya agar mumpuni dalam menulis katalog elektronik yang tak hanya menarik untuk dibaca, tapi dapat mengarahkan konsumen untuk membeli produk dan meningkatkan penjualan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *