Indonesia Cinta MembacaJadi, sekolah putra Anda tidak menawarkan kegiatan ekstrakurikuler. Kamu
khawatir membuat anak Anda kehilangan semua pengetahuan dan kesenangan ekstra itu.
Apa yang harus Anda lakukan?

Setelah kegiatan sekolah tidak perlu diajarkan di lingkungan seperti sekolah oleh
guru profesional secara terstruktur dan tepat waktu. Ada banyak
ANDA dapat melakukannya untuk mendukung akademik, fisik, dan sosial anak Anda
pengembangan. Jangan terlalu peduli dengan program formal, seperti banyak dari kami
anak-anak sudah melebihi jadwal.

Tentunya, sekolah adalah prioritas utama bagi anak-anak. Mereka perlu pergi ke sekolah,
dan menyelesaikan pekerjaan rumah mereka. Mereka kemudian harus melakukan bacaan harian atau
pekerjaan menulis dll. Ini mungkin memakan waktu sekitar 30-60 menit. Dalam perjalanannya
pekerjaan sehari-hari, anak Anda mungkin mengembangkan preferensi akademis tertentu dan
minat. Dalam hal ini, Anda dapat mencoba dan menemukan program di perguruan tinggi atau
pusat komunitas yang akan membantunya dan mendorongnya. Di zaman itu
Internet, informasi sebenarnya bukan barang langka. Biarkan dia menggunakan jaringnya
temukan lebih banyak informasi tentang hal yang dia sukai. Mendorong anak untuk
melakukan penelitian mandiri untuk mendapatkan pengetahuan yang mendalam adalah sesuatu yang tidak ada
program formal tidak.

Jika Anda prihatin tentang kurangnya kehidupan sosial, daftarkan dia di a
klub – klub membaca mungkin. Kunjungi perpustakaan umum atau bahkan teater,
jika anak Anda tertarik. Anak Anda tidak perlu membuatnya
berteman dengan anak-anak seusianya. Klub buku orang tua-anak adalah hal lain
pilihan yang menarik. Jika Anda dapat mengumpulkan sejumlah anak yang berpikiran sama
dan orang tua mereka, Anda mungkin akan memulai program setelah sekolah Anda sendiri.

Jika tidak ada aktivitas kelompok yang terorganisir, lihat komunitas Anda. Banyak
anak-anak senang terlibat dalam masalah sosial. Mereka mendapatkan yang pertama
rasa nyata dari penderitaan, amal dan bantuan komunitas dari pengalaman seperti itu.
Menjadi sukarelawan untuk sesi pembersihan, program pendidikan orang dewasa, dll
pembuka mata yang nyata bagi anak Anda. Pelajaran yang didapat sangat berharga.

Jika aktivitas fisik atau kurangnya aktivitas fisik menjadi perhatian utama Anda, daftarkan
anak untuk beberapa kelas menari. Jika olahraga terorganisir tidak mungkin didapat,
coba daftarkan dia di gym. Dia mungkin menemukan teman di sana dan mungkin ikut ke
pekerjaan yg membosankan.

Anak Anda tidak harus menjadi bagian dari kelompok yang terorganisir
mendapatkan keuntungan dari kegiatan setelah sekolah. Ada berbagai jalan terbuka
didepanmu. Mengikat semangat anak Anda dalam keseharian rumah tangga
kegiatan seperti memasak, bersih-bersih dll juga dapat menyediakan bagi mereka a
pengalaman ekstrakurikuler yang menyegarkan. Apalagi itu akan meningkatkan keluarga
ikatan juga.

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *