Tips Mengendarai Mobil Matic dari Otoklix

  • Share

Mengendarai mobil bisa dibilang susah-susah gampang. Banyak yang beranggapan, mengemudikan mobil matic jauh lebih mudah ketimbang mobil bertransmisi manual. Namun, mengendarai mobil bertransmisi matic juga tidak semudah itu. Apalagi untuk yang baru pertama kali belajar nyetir mobil. Nah, berikut adalah tips mengendarai mobil matic yang bisa diterapkan oleh pengemudi pemula.

 

Selain belajar mengemudikan mobil matic, jangan lupa untuk melakukan service rutin kendaraan di bengkel dengan menggunakan aplikasi bengkel mobil agar mendapatkan bengkel yang terpercaya.

Cara Mengemudi Mobil Matic

Di bawah ini adalah pembahasan tentang cara-cara mengemudikan mobil matic. Mulai dari mengenal tuas transmisi, starter, parkir, sampai dengan berkendara di jalanan menurun atau menanjak. Pasalnya, cara ini tidak bisa disepelekan. Caranya cukup berbeda dengan mobil manual, terutama pada sisi pedal. Tidak terdapat kopling pada mobil matic. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Kenali tuas transmisi mobil matic

Tips mengendarai mobil matic yang pertama adalah mengenal transmisi atau tuas gigi. Hal yang paling berbeda antara mengendarai mobil manual dan matic terletak pada tuas transmisinya. Kalau mobil manual, biasa disebut dengan pindah gigi 1 sampai 5. Sementara pada mobil matic biasanya dilambangkan dengan huruf atau angka, yaitu P, R, N, D, 3 atau D3, 2, 1 atau L. Berikut penjelasannya.

  • Tuas P (Park), posisi ini digunakan saat mobil parkir.
  • Tuas R (Reverse), digunakan untuk mundur
  • Tuas N (Netral), dipakai saat berhenti sebentar. Mesin dalam keadaan hidup, tetapi pengemudi tetap di belakang kemudi.
  • Tuas D (Drive), posisi gigi untuk melaju. Perbandingan transmisi 1 sampai 4.
  • Tuas 3 atau D3, digunakan untuk melaju dengan perbandingan transmisi 1 sampai 3.
  • Tuas 2, dipakai untuk melaju dengan perbandingan gigi transmisi 1 sampai 2.
  • Tuas 1 atau L (Low), artinya tidak ada perpindahan gigi atau gigi paling rendah. Biasanya dipakai saat akan melewati tanjakan curam.

2. Atur posisi kaki

Posisi kaki juga berpengaruh saat mengemudikan mobil matic. Sebab, bisa memudahkan untuk mengontrol pedal gas. Gas dan rem sebaiknya dioperasikan hanya dengan kaki kanan saja. Sementara kaki kiri diletakkan di foot rest yang berada pada pojok kiri.

3. Nyalakan mobil

Ini adalah catatan sebelum menghidupkan mobil matic. Hindari langsung menghidupkan mobil. Setelah memasukkan kunci, tunggu sampai jarum berputar dan indikator aktif. Beberapa mobil matic akan memberikan suara saat kelistrikan sudah hidup.

 

Kemudian, pastikan tuas transmisi berada di posisi P. Beberapa mobil mengharuskan menginjak pedal rem sebelum mesin mobil dinyalakan. Namun, pada beberapa mobil matic lainnya tidak perlu melakukan cara ini. Jadi, pastikan OtoFriends mengenali mobil yang akan dikendarai. Setelah menginjak pedal rem, baru starter mobil.

4. Injak rem saat memindahkan tuas

Setelah mesin sudah menyala, usahakan juga untuk selalu menginjak rem saat memindahkan tuas. Misalnya dari posisi P atau N ke R atau D. 

5. Gunakan mode berkendara

Hal yang satu ini adalah trik berkendara lebih nyaman pada mobil matic. Beberapa mobil matic memang sudah dilengkapi dengan riding mode. Jadi, kita bisa memilih mode berkendara sesuai kebutuhan. Salah satunya adalah mode ekonomis. Mode ini cocok bagi pengendara yang ingin mengemudi santai. Kalau ingin mengemudi lebih cepat, bisa gunakan mode sport.

6. Menjalankan mobil matic

Berikutnya adalah cara melajukan mobil matic. Kaki kanan tetap menginjak pedal rem, lalu geser tuas transmisi ke posisi D. kemudian, tunggu 1 sampai 1,5 detik untuk memastikan perpindahan gigi sudah sempurna. Selanjutnya, pedal rem dilepas secara perlahan dan mobil akan mulai bergerak. Setelah itu, pindahkan kaki ke pedal gas untuk menambah kecepatan.

7. Memundurkan mobil

Saat akan memundurkan mobil dari tuas P, kaki kanan menginjak pedal rem dan geser tuas ke posisi R. Kalau dari posisi D, sebaiknya pastikan dulu mobil benar-benar berhenti. Kemudian tunggu sebentar, baru geser tuas ke posisi R. Tidak perlu menginjak gas, biarkan saja mundur dengan sendirinya. Perlu diingat, saat memindahkan gigi yang berlawanan, misalnya D ke R atau sebaliknya, mobil harus berhenti sempurna sebelum pindah gigi.

8. Berhenti saat macet

Saat terjadi kemacetan atau mengikuti rambu lalu lintas, kita perlu berhenti sejenak. OtoFriends bisa memposisikan tuas transmisi tetap di D dan kaki tetap menginjak pedal rem. Namun, kalau berhentinya cukup lama, sebaiknya geser tuas ke posisi N dan jangan lupa menarik rem tangan.

Kemudian, saat akan memindahkan lagi ke posisi D, injak dulu pedal rem dan geser tuas transmisi. Setelah itu, angkat kaki dari pedal rem secara perlahan dan biarkan mobil bergerak perlahan.

9. Menyalip kendaraan

Ketika Anda butuh untuk menyalip kendaraan atau memerlukan akselerasi tenaga lainnya, Anda bisa menginjak habis pedal gas. Bisa juga mengubah posisi gigi sampai putaran mesin berada di titik torsi dan tenaga optimal. Caranya adalah menggeser tuas dari D ke 3. Kalau mobil matic sudah dilengkapi dengan fitur overdrive (OD atau OFF), bisa juga manfaatkan mode manual.

10. Melewati tanjakan dan turunan

Biasanya ini menjadi momok menakutkan saat berkendara menggunakan mobil matic. Namun, jangan khawatir. Ada cara agar mobil matic tetap bertenaga saat menanjak. Gunakan gigi rendah, misanya 2 atau 1 (L). 

 

Caranya adalah dengan merasakan kondisi mobil. Saat menggunakan tuas D dan tenaga dirasa berkurang, maka bisa geser tuas ke posisi D atau D3. Kalau masih kurang bertenaga juga, maka geser tuas dari D3 ke 2. Kalau memang masih kurang, geser dari 2 ke 1 atau L. Perlu diingat bahwa saat memindahkan ke gigi yang lebih rendah, pastikan putaran mesin sudah turun dan tidak menginjak pedal rem.

 

Saat melewati turunan, sebaiknya tidak hanya mengandalkan pedal rem untuk mengurangi laju kendaraan. Rem digunakan untuk memindahkan tuas ke gigi yang lebih rendah. Misalnya dari D ke D3 lalu ke 2 selanjutnya ke L. Mobil matic biasanya tidak menggunakan engine brake, jadi bisa melewati turunan dengan gigi rendah dan dibantu rem.

11. Parkir

Saat mobil sudah terparkir sempurna, sebaiknya geser tuas transmisi ke posisi P. Akan tetapi, jangan hanya di posisi P saja. Perlu juga untuk menarik rem parkir atau rem tangan. Posisi P hanya mengunci output shaft transmisi otomatis, tetapi tidak bisa menahan atau mencegah output shaft kembali berputar selama diparkir.

 

Itulah sejumlah tips mengendarai mobil matic untuk pemula yang mudah diterapkan. Informasi ini juga bisa diketahui di website otomotif yakni Otoklix.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *